Jumat, 06 April 2012

Merancang Bangun dan Menganalisa WAN

A. Instalasi WAN

· Definisi Router
Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari
sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN)
sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host
yang ada pada network yang lain.
· Mengkonfigurasi Router
Router tidak mempunyai layar monitor untuk berinteraksi dengan network
administrator, oleh karena itu, kita membutuhkan sebuah PC untuk men-setup sebuah

router. PC tersebut harus disambungkan ke router tersebut dengan salah satu dari cara
berikut:
- melalui console port
- melalui network
· Routing
Router memerlukan sebuah proses agar router tahu bagaimana dan kemana
sebuah paket harus diteruskan. Proses ini disebut proses routing. Routing dapat
dikelompokkan menjadi 2 kelompok, yaitu:
1. Static Routing, yaitu router meneruskan paket dari sebuah network ke network yang
lainnya berdasarkan rute (catatan: seperti rute pada bus kota) yang ditentukan oleh
administrator. Rute pada static routing tidak berubah, kecuali jika diubah secara
manual oleh administrator.
S’kur
2. Dynamic Routing, yaitu router mempelajari sendiri Rute yang terbaik yang akan
ditempuhnya untuk meneruskan paket dari sebuah network ke network lainnya.
Administrator tidak menentukan rute yang harus ditempuh oleh paket-paket tersebut.
Administrator hanya menentukan bagaimana cara router mempelajari paket, dan
kemudian router mempelajarinya sendiri. Rute pada dynamic routing berubah, sesuai
dengan pelajaran yang didapatkan oleh router.
· Dasar Teori
Pada dasarnya, komunikasi terjadi antara dua komputer. Misalnya, Amir
berkomunikasi dengan Badu dalam satu jaringan, maka dapat diilustrasikan seperti pada
berikut :
Jika Amir dan Badu hendak berkomunikasi di jaringan yang lebih besar, dan
antara keduanya tidak berada pada jaringan sama, maka perlu penghubung agar keduanya
dapat saling berhubungan/berkomunikasi. Penghubung antara satu jaringan dengan
jaringan yang lain disebut sebagai router.
S’kur
Komunikasi antar jaringan membutuhkan penghubung (Router), konsepnya,
pengirim paket akan menguji tujuan dari paket apakah tujuan IP berada pada jaringan
lokal atau tidak. Jika tidak, pengirim paket akan meminta bantuan ke router yang
terhubung dengannya dan paket diberikan ke router untuk diteruskan. Router yang diberi
paket pada prinsipnya juga bekerja seperti pengirim paket tadi. Setiap router mengulangi
cara yang sama sampai paket berada pada router yang mempunyai koneksi lokal dengan
penerima. Router bertugas untuk menyampaikan paket data dari satu jaringan ke jaringan
lainnya, jaringan pengirim hanya tahu bahwa tujuan jauh dari router. Dan routerlah yang
mengatur mekanisme pengiriman selain itu router juga memilih “jalan terbaik” untuk
mencapai tujuan. Diberikan ilustrasi sederhana dapat dilihat berikut :
Router bisa dibuat dari komputer biasa yang difungsikan sebagai router, jadi tidak harus
hardware khusus misalnya Cisco Router/Juniper Router.
Ikuti Pembahasan Selanjutnya pada materi “Membangun jaringan lokal dengan PC
Router menggunkanan Operating System Red Hat Linux 9.0”


B. Merancang Bangun dan Menganalisa WAN

Merancang Bangun dan Menganalisa WAN merupakan modul teori dan atau praktikum yang membahas tentang Tinjauan ulang Internetworking, Manajemen Jaringan sampai Merancang Bangun WAN yang terintegrasi dengan sekuriti dan voice transport.
Modul ini terdiri dari 13 (tiga belas) bagian, Bagian 1 berisi tentang Tinjauan ulang Teknologi Internetworking, Bagian 2 berisi tentang Segmentasi LAN, Bagian 3 berisi tentang Protokol Jaringan, Bagian 4 berisi tentang Presedur Rancangan, Bagian 5


berisi tentang Rancangan Jaringan Modular, Bagian 6 berisi tentang Rancangan WAN untuk Perusahaan, Bagian 7 berisi tentang Perancangan Lapisan jaringan dan model penamaan, Bagian 8 berisi tentang Protokol Routing, Bagian 9 berisi tentang Protokol Link-State dan Bridging, Bagian 10 berisi tentang Perangkat Lunak cisco IOS, Bagian 11 berisi tentang Manajemen Jaringan, Bagian 12 berisi tentang Membuat Rancangan Post, Bagian 13 berisi tentang Membuat Rancangan WAN yang terintegrasi dengan sekuriti dan voice transport. Dengan modul ini peserta diklat diharapkan mampu menjelaskan konsep dasar internetworking, merancang WAN mulai dari topologi, protokol yang digunakan hingga menajemen jaringan WAN.


B.    PRASYARAT

Kemampuan awal yang dipersyaratkan untuk mempelajari modul ini adalah :

Menginstalasi perangkat jaringan lokal (Local Area Network)
Mendiagnosis permasalahan pengoperasian PC yang tersambung jaringan
Melakukan perbaikan dan/atau setting ulang koneksi jaringan
Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis GUI (Graphical User Interface)
Menginstalasi sistem operasi jaringan berbasis text
Menginstalasi perangkat jaringan berbasis luas (Wide Area Network )
Mendiagnosis permasalahan perangkat yang tersambung jaringan berbasis luas (Wide Area Network )
Mengadministrasi server dalam jaringan

C.    PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL

1.    Petunjuk bagi Peserta Diklat

Peserta diklat diharapkan dapat berperan aktif dan berinteraksi dengan sumber belajar yang mendukung, karena itu harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

a.    Langkah-langkah belajar yang ditempuh

Persiapkan alat dan bahan!
Bacalah dengan seksama uraian materi pada setiap kegiatan belajar, sehingga konsep dasar, hal-hal yang menyebabkan performance  jaringan bagus, cara-cara penginstalan jaringan serta konfigurasi perangkat jaringan dapat dipahami dengan baik. Bila ada yang belum jelas tanyakan pada instruktur!
Jawab pertanyaan-pertanyaan untuk mengetahui seberapa jauh materi telah dipahami.


b.    Perlengkapan yang harus dipersiapkan

Guna menunjang keselamatan dan kelancaran tugas yang harus dilakukan, maka persiapkanlah seluruh perlengkapan yang diperlukan. Beberapa perlengkapan yang harus dipersiapkan adalah :

Pakaian kerja (wearpack).
PC yang sudah terinstalasi dengan sistem operasi apakah sistem operasi berbasis TEXT atau sistem operasi berbasis GUI
User manual sistem operasi.
Perangkat-perangkat jaringan, mulai dari kabel, konektor, NIC, HUB, Switch, Router dll.
Alat ukur seperti kabel tester dan software utility.
Log sheet atau report sheet yang ditetapkan (oleh perusahaan).
Peralatan atau instrumen lainnya yang terkait dengan pelaksanaan unit kompetensi ini.

c.    Hasil Pelatihan

Setelah menyelesaikan 13 modul Peserta diklat memahami dan mampu Merancang Bangun dan Menganalisa WAN dengan benar dan baik, sedangkan hasil yang diharapkan dari modul bagian pertama ini peserta diklat diharapkan dapat memahami faktor-faktor penyebab kemacetan jaringan, collision domain dan broardcast domain, menerapkan perangkat jaringan, protokol jaringan, koneksi jaringan, layer OSI, pengkabelan dan konfigurasi perangkat jaringan serta memahami disain model hierarki.


2.    Peran Instruktur/Guru

Instruktur/guru yang akan mengajarkan modul ini hendaknya mempersiapkan diri sebaik-baiknya yaitu mencakup aspek strategi Pemelajaran, penguasaan materi, pemilihan metode, alat bantu media Pemelajaran dan perangkat evaluasi.

Instruktur/guru harus menyiapkan rancangan strategi Pemelajaran yang mampu mewujudkan peserta diklat terlibat aktif dalam proses pencapaian/penguasaan kompetensi yang telah diprogramkan. Penyusunan rancangan strategi Pemelajaran mengacu pada Kriteria Unjuk Kerja (KUK) pada setiap subkompetensi yang ada dalam GBPP. 

1 komentar:

  1. kopas
    blog cacad
    engga kreatif
    isinya hoax
    engga membantu

    BalasHapus